Rindu itu Batu

Bookmark and Share

"Aku senang melipat rindu.

Satu-satu sampai rapi agar muat dalam ranselku.

Sudah ku katakan agar di dalam, mereka sabar menunggu waktu.

Biar aku beritahu sayang, bahwa mereka itu batu.

Sulit sekali mengatur rindu.

Hanya sebab mendengar deru pesawat menjemputku, mereka menendang-nendangi ranselku.

Melompat-lompat di dalam, hingga kurasa punggungku berat menggendong rindu yang hebat.

Nanti kalau kita bertemu, peluk aku. Pasti rindu cemburu, berhambur keluar dari ranselku hanya untuk memelukmu."


--dari pelipat rindu :')


29-02-2012

00:23




Published with Blogger-droid v2.0.4

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar